https://mchec.org/

Shin Tae-yong Bicara Langsung Perihan Kontrak dengan PSSI

mchec.org – Komentar Shin Tae-yong tentang menerima tawaran pelatih dari negara lain telah menimbulkan perdebatan. Sejumlah pihak menyarankan agar dia terlebih dulu mendiskusikan masalah ini dengan Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI). Iwan Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia U-17, menyarankan agar Shin Tae-yong terlebih dahulu berkomunikasi dengan PSSI mengenai masa depannya sebelum mengungkapkan hal tersebut di publik. Pernyataan Shin Tae-yong muncul di media Korea Selatan, Sports Kyunghyang, pada hari Senin, tanggal 30 Januari 2024.

Komentar yang dibuat oleh Shin Tae-yong dianggap kontroversial karena ia masih memiliki kontrak dengan PSSI hingga bulan Juni 2024. Iwan Setiawan menekankan bahwa Shin Tae-yong seharusnya mengutamakan pencapaian target yang telah ditetapkan oleh PSSI. Di dunia sepak bola profesional, negosiasi kontrak sering kali dikaitkan dengan pencapaian target, dan ini merupakan tekanan yang dihadapi semua pelatih dengan cara yang berbeda-beda.

“Tidak tepat bagi STY untuk mengumumkan melalui media Korea bahwa ia menerima tawaran melatih dari negara lain. Lebih baik jika masalah semacam ini dibicarakan secara terbuka dan langsung dengan PSSI,” ungkap Iwan Setiawan.

Komentar Shin Tae-yong tentang menerima tawaran pelatih dari negara lain telah menimbulkan perdebatan. Sejumlah pihak menyarankan agar dia terlebih dulu mendiskusikan masalah ini dengan Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI). Iwan Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia U-17, menyarankan agar Shin Tae-yong terlebih dahulu berkomunikasi dengan PSSI mengenai masa depannya sebelum mengungkapkan hal tersebut di publik. Pernyataan Shin Tae-yong muncul di media Korea Selatan, Sports Kyunghyang, pada hari Senin, tanggal 30 Januari 2024.

Komentar yang dibuat oleh Shin Tae-yong dianggap kontroversial karena ia masih memiliki kontrak dengan PSSI hingga bulan Juni 2024. Iwan Setiawan menekankan bahwa Shin Tae-yong seharusnya mengutamakan pencapaian target yang telah ditetapkan oleh PSSI. Di dunia sepak bola profesional, negosiasi kontrak sering kali dikaitkan dengan pencapaian target, dan ini merupakan tekanan yang dihadapi semua pelatih dengan cara yang berbeda-beda.

“Tidak tepat bagi STY untuk mengumumkan melalui media Korea bahwa ia menerima tawaran melatih dari negara lain. Lebih baik jika masalah semacam ini dibicarakan secara terbuka dan langsung dengan PSSI,” ungkap Iwan Setiawan.

Beliau juga menambahkan, “Mengingat keterikatan kontrak STY dengan Indonesia dan adanya target yang belum tercapai setelah berhasil membawa timnas ke babak 16 besar Piala Asia, pembahasan ini harus dilakukan secara internal.”

Beliau juga menambahkan, “Mengingat keterikatan kontrak STY dengan Indonesia dan adanya target yang belum tercapai setelah berhasil membawa timnas ke babak 16 besar Piala Asia, pembahasan ini harus dilakukan secara internal.”