Eks Satpam Terlibat Kasus Pemerasan Terhadap Ria Ricis Menggunakan Rekaman Pribadi

mchec.org – Seorang mantan satpam, yang dikenal dengan inisial AP, berusia 29 tahun, telah melakukan pemerasan terhadap Ria Ricis, mengancam akan menyebarkan foto dan video yang dia peroleh selama masa kerjanya sebagai satpam. AP, yang dalam tindakannya mengaku bernama Jacky, menuntut pembayaran sebesar Rp 300 juta dari Ria Ricis. Dia mengancam bahwa jika tidak dipenuhi, dia akan merilis foto dan video tersebut ke publik.

Menanggapi ancaman tersebut, Ria Ricis melaporkan kejadian tersebut ke polisi. AP berhasil ditangkap oleh kepolisian di kediamannya yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur, pada hari Senin, pukul 01.20 WIB.

Setelah penangkapan, AP dihadapkan dengan tuduhan berdasarkan UU ITE dan menghadapi hukuman maksimal delapan tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar.

Pihak kepolisian, melalui Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengklarifikasi bahwa foto dan video yang menjadi bahan pemerasan tersebut bukanlah materi pornografi. Ade Ary menjelaskan bahwa materi tersebut mencakup foto dan video pribadi Ria Ricis, yang diduga diambil oleh AP dari rekaman CCTV di rumah dan ponsel Ria Ricis. AP diduga telah mengakses materi ini melalui ponsel yang diberikan oleh Ria Ricis untuk keperluan kerja, namun AP tidak menghapus data pribadi yang ada di perangkat tersebut setelah masa kerjanya berakhir.

Ria Ricis Terbuka Soal Kesedihan Pribadi: Anakku Moana Belum Lancar Bicara

mchec.org – Ria Ricis memiliki satu kesedihan yang selama ini dia pendam. Kesedihan tersebut bukan tentang perceraiannya, melainkan berkaitan dengan perkembangan anaknya, Moana.

Ria Ricis mengakui bahwa Moana belum mampu berbicara dengan lancar hingga saat ini. Meskipun usianya akan segera mencapai dua tahun, anak dari mantan istri Teuku Ryan ini masih belum bisa berbicara dengan lancar.

“Yang membuatku sedih adalah Moana belum bisa berbicara lancar, padahal umurnya akan memasuki tahun kedua,” ungkap Ria Ricis dalam acara Sahabat Cantik di Trans TV.

Kesedihan tersebut semakin dalam saat Ria Ricis mengantarkan Moana ke sekolah dan mendengarkan komentar dari ibu-ibu lain yang membandingkan kemampuan bicara anak mereka.

“Saat mengantar ke sekolah, sering kali aku mendengar komentar dari ibu-ibu lain yang mengatakan bahwa anakku masih diam dan belum lancar berbicara,” jelasnya.

Bagi Ria Ricis, kesedihan yang dia rasakan karena masalah ini sangat mendalam. Dia merasa bahwa kesedihan lainnya, khususnya tentang perceraian, telah berlalu.

“Waktu untuk kesedihan tentang perceraian telah usai. Sekarang, saya hanya fokus pada masa depan dan serangkaian kejadian yang akan datang,” tuturnya.

Namun, Ria Ricis juga menyebutkan bahwa ada keluarga dan sahabat yang memberikan dukungan dan semangat, terutama tentang perkembangan Moana. Salah satu yang memberikan harapan dan semangat adalah Iis Dahlia yang hadir dalam acara tersebut.

“Tenang saja, biasanya anak yang awalnya belum lancar berbicara akan menjadi lebih bawel setelahnya,” terang Iis Dahlia, memberikan kata-kata yang menghibur bagi Ria Ricis.